Senin, 26 Maret 2012

Dua


Tertawa lepas dia tanpa manipulasi
Kebodohan dari mata orang-orang yang melihatnya
Sangsi
Demikian pula ia terlihat
Berlian yang tertutup lumpur di atasnya
Mereka hanya melihat lumpur
Dan aku melihat pantulannya
Kebohongan yang ditenggelamkan oleh tawa
Beruntung aku mampu melihatnya

Perkenalan Pertama


Suara cengeng khas anak kecil yang sok kenal terngiang menyuarakan nama yang sama dengan namaku. Dia merengek meminta sesuatu yang tak kumiliki. Aku mengusirnya mentah-mentah.
Anak kecil yang terdengar dari segala sudut. Aku tinggal di sebuah gua yang kedap suara. Sayang sekali bahkan aku hanya menganggapnya anak kecil yang tak berarti apa-apa.
***