Rabu, 23 Mei 2012

Pesona Si Bulan

Terbang rasanya bersama dedaunan
Di awang beralas tanah dan rerumputan
Meski beratap mendung sore itu
Tetap tampak sinar lembut bulan sabit 
Yang menanti tibanya kegelapan
Yang tak kuasa diabaikan siapapun
Sore itu ...
***

Perjalanan

Perjuangan telah sampai di pertengahan
tiada penghentian,
dia terus berjalan.


Tanpa belas kasih
dan pengampunan
Hidup dan mati hanyalah pilihan.