Sabtu, 23 Februari 2013

Esok Harimu yang Berganti



Esok harimu hampir berganti
Dua lembar surat yang amat panjang dan penuh tulisan telah ku poskan kepada Tuhan
Tuhan kita, Tuhanmu dan Tuhanku
Ku kirimkan kepadaNya surat itu agar aku bisa mengatakan kepadamu

Pada halaman pertama
Aku bahagia melihatmu bahagia
Aku akan selalu ada tidak hanya di saat kamu bahagia
Akan selalu ada dua tanganku yang lemah
Yang akan menjadi kuat dan mampu menggenggam tanganmu

Bukan ketika kamu tidak menginginkan aku
Hanya ketika kamu butuh aku
Bawalah aku ke hadapanmu
Aku akan tersedia untuk kamu
Karena aku bahagia melihat kamu bahagia

Pada halaman kedua
Kutuliskan harapan dari manusia rapuh untuk kamu kepada Tuhan kita
Jangan beri ia luka yang ia tak mampu menahan sakitnya
Sayangi ia sebagaimana seharusnya Engkau menyayanginya
Hindarkanlah ia dari keburukan dunia dan setelahnya
Karena aku bahagia melihat ia bahagia, Tuhan

Dan apabila esok harimu telah berganti
Aku ingin menjadi bagian dari hari-harimu
Meskipun kamu tidak pernah tahu isi surat yang ku poskan kepada Tuhan kita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar